Bentuk dan cara pembuatan Kue Bingka Kacung ini sebenarnya sama dengan kebanyakan Bingka-Bingka lainnya, namun rasa dan kelezatan yang dimiliki Bingka Kacung ini mampu membuatnya terkenal di Kota Kelua dan Tanjung Tabalong.
Mengapa dinamakan Bingka kacung? Kacung adalah nama seorang warga desa kelua yang bertempat tinggal di dekat Mesjid besar Ar-Ridha Kelua yaitu orang yang membuat kue bingka ini,karena kue bingka buatannya sangat lezat dan gurih, itulah yang membuat kue bingka ini terkenal dan akhirnya
orang-orang secara tidak sadar dan tidak sengaja dari mulut kemulut memberi nama kue ini menjadi Bingka Kacung, dalam artian Bingka Punya si Kacung.
Harga satu Bingka kacung ini agak relatif agak mahal dibandiingkan dengan bingka-bingka lainnya, namun karena rasanya yang enak, itu tak menyurutkan para penikmatnya untuk membelinya.
Untuk daerah Tanjung, Bingka ini lebih terkenal dengan sebutan Bingka Kelua, karena para pedagang kue Bingka disana membelinya (bingka kacung) di kota kelua.
Bingka kacung ini merupakan kue yang banyak disukai warga kelua dan tanjung, penjualan kue bingka kacung ini lebih membludak dan meningkat tajam apabila menjelang bulan ramadhan, para warga kelua dan tanjung yang menyukai bingka kacung ini selalu berburu bingka ini untuk dijadikan kue penutup makan setelah berbuka puasa. apabila terlambat membelinya maka jangan heran kalau kue bingka kacung ini sudah habis dijual dipasar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar